Mengenal Lebih Dekat Tentang Spesialis Radiologi
- Kesehatan

Mengenal Lebih Dekat Tentang Spesialis Radiologi

Saat sakit, pasti Anda pernah mampir ke bagian radiologi setidaknya untuk dilakukan pemeriksaan menggunakan sinar X atau dikenal sebagai foto rontgen. Foto rontgen ini merupakan salah satu pemeriksaan radiologi yang dilakukan oleh seorang dokter spesialis radiologi Spesialisasi ini mengkhususkan pada pemeriksaan organ dalam manusia menggunakan teknik gelombang elektromagnetik dan gelombang mekanik. Radiolog adalah mereka yang mempelajari spesialisasi tersebut sehingga bisa menggunakan berbagai alat radiologi guna membantu perawatan pasien yang membutuhkan.

Selain foto rontgen, masih ada lagi tehnik pencitraan yang dilakukan oleh spesialisasi ini. Teknik pencitraan sendiri sangat penting untuk melihat dengan lebih jelas dan detail apa yang terjadi pada tubuh manusia tanpa perlu membedahnya terlebih dahulu. Teknik radiologi ini umumnya dilakukan untuk tindakan diagnosa dalam melihat apa kondisi yang terjadi pada pasien sebenarnya sesuai dengan gejala yang ditimbulkan. Dari hasil radiologi, dokter bisa menganalisa dan mendiagnosa penyakit serta memiliki gambaran untuk penanganannya. Berikut ini adalah beberapa kondisi kesehatan yang bisa diketahui menggunakan tehnik radiologi:

  1. Kanker.
  2. Tumor.
  3. Penyakit jantung.
  4. Penyakit paru-paru.
  5. Pembekuan darah di dalam pembuluh darah.
  6. Pembengkakan pembuluh darah.
  7. Dsb.

Dalam pendidikannya, radiologi masih dibagi lagi menjadi beberapa bidang yaitu:

  • Radiologi diagnostik.

Merupakan bidang radiologi yang digunakan untuk:

  1. Mengetahui bagian dalam tubuh pasien tanpa melakukan pembedahan.
  2. Mendiagnosa penyebab dari gejala yang dikeluhkan pasien.
  3. Melakukan screening atau pemeriksaan total untuk melihat kemungkinan adanya penyakit yang lain.

Ada beberapa jenis pemeriksaan radiologi yang termasuk dalam bidang ini yaitu:

  1. Computed tomography atau lebih dikenal dengan sebutan CT scan.
  2. Fluoroskopi
  3. Magnetic resonance imaging atau MRI dan magnetic resonance angiography atau MRA.
  4. Mamografi
  5. Pemeriksaan bone scan dan tiroid scan.
  6. Ultrasound atau USG.
  7. Dsb
  • Radio intervensi.

Merupakan bidang spesialis radiologi yang memungkinkan dokter untuk melakukan tindakan dengan sayatan minimal. Dengan menggunakan beberapa alat radiologi, dokter bisa memasang kateter dengan benar tanpa membuka bagian tubuh manusia kecuali sedikit saja. Selain kateter, ada prosedur lain yang termasuk dalam bidang ini, seperti:

  1. Angiografi, angioplasti.
  2. Kemoterapi melalui pembuluh darah.
  3. Biopsi jarum.
  4. Biopsi payudara.
  5. Penempatan selang makanan.
  6. Pemasukan kawat untuk mengatasi penyakit pada jantung dan pembuluh darah.

Pasien umumnya tak akan langsung bertemu dengan dokter spesialis di bidang radiologi untuk memeriksakan gejalanya. Mereka akan memeriksakan diri pada dokter umum atau spesialis terlebih dahulu yang nantinya dokter tersebut akan merujuk atau meminta konsultasi dengan dokter radiologi untuk melakukan tindakan sebelum diagnosa penyakit. Namun perlu diketahui bahwa meski kecil, namun tindakan radiologi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik maupun mekanik ini juga memiliki efek samping sesuai dengan teknik radiologi yang diberikan. sebagai contoh, tehnik radiologi dengan menggunakan cairan kontras bisa menyebabkan gejala alergi bagi yang memiliki alergi terhadapnya. Foto rontgen bisa mempengaruhi perkembangan bayi dan janin. Begitu juga MRI yang terlalu sering bisa meningkatkan resiko kanker.

Spesialis radiologi selalu bisa memberikan bantuan pada spesialis lain yang membutuhkan penanganan dengan mesin-mesin radiologi. Dengan memakai tehnik pencitraan dan dokter yang sudah ahli di bidang tersebut, kondisi di dalam tubuh manusia akan terlihat dengan lebih jelas sehingga dokter tak perlu melakukan pembedahan terlebih dahulu untuk bisa memberikan dan memiliki gambaran kasar mengenai penyakit yang diderita pasien.